Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan entri dengan label MOTIVASI

Lepaskan Mereka yang Menyakitimu, Berjuanglah Untuk Mereka yang Peduli Padamu | HIDUP INI SINGKAT,,,!!!

Tidak ada yang tahu sesorang itu akan hidup hingga berapa tahu lamanya, karenanya nikmati hidupmu dan selalu berbahagialah. Jangan menyiksa diri dengan mendatangkan penderitaan pada hidupmu, untuk sesutu yang hanya kamu inginkan namun sebenarnya tidak baik untukmu.

Jangan bersikeras mempertahankan seseorang yang hanya taunya menyakitimu. Karena, itu namanya kamu sengaja membuat hatimu terluka sendiri. Berpalinglah lihatlah orang-orang disekitarmu, carilah dan terimalah mereka yang sangat peduli akan hidupmu. Karena sesungguhnya merekalah yang mencintaimu bukan dia yang kamu kejar-kejar Mempertahankan Dia yang Hanya Menyebabkan Kamu Merasa Tersiksa Dalam Menjalani Hidup, Hanya Akan Membuatmu Mengurangi Merasakan Indahnya Dicintai Yang akan kamu dapatkan dari mempertahankan seseorang yang tidak mencintaimu hanya ketidak bahagian. Usir ketidak bahagian itu dengan cara melepaskan dia yang mati-matian kamu perjuangkan tapi malah tidak pernah sedikitpun melihat perjuanganmu untuk mendapatka…

Nilai Sebuah Baju Bekas

-- "Sama sama manusia, entah hitam putih tinggi pendek, namun yang membedakan nilainya adalah kesungguhannya dalam berusaha."--



Dia berkulit hitam, lahir di daerah kumuh Brooklyn, New York, ia melewati kehidupannya dlm lingkungan miskin dan penuh diskriminasi.


Suatu hari ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya,
“Menurutmu, brp nilai pakaian ini?” Ia menjawab, “Mungkin USD 1.” “Bisakah dijual seharga USD 2?
Jika berhasil, berarti engkau telah membantu ayah dan ibumu." “Saya akan mencobanya.”
Lalu dia membawa pakaian itu ke stasiun kereta bawah tanah dan menjual selama lebih dari enam jam, akhirnya ia berhasil menjual USD 2 dan berlari pulang. Kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kpdnya,
“Coba engkau menjual seharga USD 20?” "Bagaimana mungkin?
Pakaian ini paling hanya USD 2." Ayahnya berkata, “Mengapa engkau tdk mencobanya dulu?” Akhirnya, ia mendapatkan ide. Ia meminta bantuan sepupunya untuk menggambarkan seekor Donald Duck y…

Jika Terjatuh, Harusnya Bangkit Lagi. Hidupmu Enggak Berakhir Begitu Saja Kok!

Hidup itu bukan tentang saat kamu gagal, saat kamu gak punya apa-apa, saat kamu jatuh ke dalam bagian yang kamu yakini udah jauh dan terlalu dalam sampai kamu tidak bisa bangkit kembali lagi dan kamu hanya tinggal nyerah dan pasrah pada keadaan itu. Kemudian hidupmu berakhir di sana dan "game over". Selesai.
Banyak hal yang membuat kita terkadang berpikir bahwa kita sudah berada pada posisi "game over " tersebut. Misalnya, hal yang berhubungan dengan keadaan keluarga, masalah pendidikan, masalah sosial dan bahkan soal jatuh bangunnya percintaan kita. Kita merasa tidak ada hal lain lagi yang bisa kita lakukan karena memang sudah tidak ada jalan. Namun yakinlah itu belum "game over" selagi kamu bisa bangkit kembali dan berusaha pasti ada pintu yang baik terbukakan untukmu sehingga kamu bisa berdiri kuat untuk melanjutkan hidupmu sebaik-baiknya.

Tentang bagaimana tantangan dan rintangan hidup mengajarkanmu menjadi seseorang yang semakin kuat dan tegar dalam me…

Jadi Dewasa Itu Harus Tahu Artinya Mengikhlaskan! Terutama, Merelakan Mereka yang Pergi Selamanya

“Mungkin terlihat sangat menyedihkan, saat kita dipaksa untuk kembali menemukan kehidupan kita saat kita ditinggal pergi oleh orang-orang yang kita sayangi. Namun, dalam proses ini kita diberikan sebuah kesempatan, yang merupakan sebuah keindahan” —Leo Babauta
Kehilangan dalam artian sebuah kematian orang tercinta untuk selama-lamanya menjadi momen yang akan sangat membekas dalam kehidupan tiap orang. Berbagai macam cara diupayakan untuk bisa segera bangkit dari perasaan sedih dan ketidakberdayaan. Namun, tak jarang langkah-langkah yang diambil justru kelirudan dan semakin menjerumuskan kita ke lembah duka cita yang makin mendalam.

Situasi tersebut tentu saja menyakitkan, tapi yakinlah kematian adalah hal yang pasti ada dalam rancangan masa depanmu. Apakah kamu harus menyaksikan kepergian orangtua, saudara, atau teman untuk selamanya, atau justru kamu yang harus meninggalkan mereka lebih cepat. Menerima dan merelakan bahwa kebersamaan kalian tidak akan selamanya itu sebuah keharusan. Al…